Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa timur mulai menunjukkan adanya peningkatan, terutama pengendara sepeda motor. "Peningkatan arus mudik itu telah siap diantisipasi," kata Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Ospar Silaban, Ahad (13/9).
Ia mengatakan, pemudik yang menggunakan sepeda motor pada hari Sabtu (12/9) sekitar 2.000 pengendara sepeda motor, dan jumlah diperkirakan akan terus meningkat hingga puncaknya H-3 (18/9).
Mereka mendahului mudik dengan harapan tidak terjebak kemacetan atau antrean di Pelabuhan Gilimanuk, yang diperkirakan tidak dapat dihindari pada puncak arus mudiki. Ospar memprediksikan arus mudik, termasuk menggunakan sepada motor akan mengalami peningkatan berkisar sepuluh sampai 15 persen.
Sedangkan kendaraan pribadi meningkat lima persen dan penumpang sepuluh persen dibanding mudik Lebaran tahun lalu. Mengantisipasi hal tersebut, pihak Pelabuhan Gilimanuk sudah melakukan upaya dalam menghadapi peningkatan arus mudik tersebut. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapai lonjakan tersebut," tambahnya.
Mengantisipasi lonjakan tersebut telah disiap siagakan 26 kapal penyeberangan dengan kemampuan menyeberangkan setiap hari 37.496 penumpang dan 4. 176 kendaraan berbagai jenis. Ospar berharap para pemudik selalu mengikuti aturan-aturan yang ada, terutama pengendara sepeda motor.